PEMANFAATAN LUMPUR WASTEWATER TREATMENT PLANT DAN ABU BOILER INDUSTRI REFINERY DAN BIODIESEL MINYAK KELAPA SAWIT DENGAN SISTEM IN VESSEL COMPOSTING

Elsa Rahmadayani, Andy Mizwar, Riza Miftahul Khair

Abstract


Industri refinery dan biodiesel minyak kelapa sawit menghasilkan limbah yang masih tergolong sebagai limbah B3, yaitu lumpur WWTP dan abu boiler. Pengelolaan limbah B3 menggunakan pihak ketiga relatif mahal, untuk itu dilakukan penelitian in vessel composting sebagai alternatif pengelolaan limbah B3 industri refinery dan biodiesel minyak kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kompos yang dihasilkan dari lumpur WWTP dan abu boiler dari industri refinery dan biodiesel minyak kelapa sawit, menganalisis kondisi optimum composting lumpur WWTP dan abu boiler dari industri refinery dan biodiesel minyak kelapa sawit berdasarkan komposisi bahan composting terhadap kualitas kompos, dan menganalisis perbandingan efisiensi biaya pengelolaan lumpur WWTP dan abu boiler dengan in vessel composting dan dengan menggunakan pihak ketiga. Lumpur WWTP dan abu boiler yang digunakan berasal dari industri refinery dan biodiesel minyak kelapa sawit di Desa Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kompos yang dihasilkan dari lumpur WWTP dan abu boiler industri refinery dan biodiesel minyak kelapa sawit sesuai dengan SNI 19-7030-2004 dan Permentan No. 70 Tahun 2011, dengan kandungan C-Organik sebesar 16,16%, kandungan N-Total sebesar 0,41, nilai rasio C/N sebesar 40,51 dan warna kompos kehitaman. Kondisi optimum composting berdasarkan variasi komposisi bahan composting terhadap kualitas kompos adalah R-5, 50% lumpur WWTP + 50% sampah organik, dengan kandungan C-Organik rata-rata sebesar 17,157% dan kandungan N-Total rata-rata sebesar 0,313%. Sedangkan untuk efisiensi biaya pengelolaan, biaya pengelolaan dengan in vessel composting lebih efisien dibandingkan dengan menggunakan pihak ketiga dengan efisiensi sebesar 45,59%.


Keywords


lumpur WWTP; abu boiler; sampah organik; in vessel composting; industri refinery; biodiesel minyak kelapa sawit

Full Text:

PDF

References


Anindita, F. 2012. Pengomposan dengan Menggunakan Metode In Vessel System untuk Sampah UPS Kota Depok. Universitas Indonesia: Depok.

Asriani, D. 2009. Analisis Kesiapan Pegawai Menerima Perubahan untuk Penerapan Balance Scorecard di Lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Universitas Indonesia: Jakarta.

Astianto, A. 2013. Pemberian Berbagai Dosis Abu Boiler pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pembibbitan Utama (Main Nursery). Universitas Riau: Riau.

Badan Standarisasi Nasional. 2004. Standar Kualitas Kompos. SNI 19-7030-2004.

Budiyanto, G. 2015. Reaksi Oksido-Reduksi dalam Siklus Nitrogen. Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta: Yogyakarta.

Butler, R. A. 2008. Minyak Kelapa Sawit tidak Harus Buruk Bagi Lingkungan.

world.mongabay.com

Diakses pada tanggal 22 September 2016.

Cohen. 2016. Kompos.

www.wikiwand.com

Diakses pada tanggal 22 September 2016.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2013. Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sebagai Upaya Mendukung Perkebunan Berkelanjutan.

Ditjenbun.pertanian.go.id

Diakses pada tanggal 18 Juli 2016.

Faradiba, M. E. A., dan Suwardi, S. S. 2015. Pengolahan Limbah Minyak Kelapa Sawit PT Smart Tbk Menggunakan Elekrokoagulasi Secara Kontinyu. Politeknik Negeri Malang: Malang.

Henggar, H., dan Sugesti, S. 2009. Pemanfaatan Limbah Sludge Industri Kertas Sigaret untuk Bahan Baku Beton. Jurnal Balai Besar Pulp dan Kertas. Vol. 5. No. 34 Bandung.

Hidayati, A. A., Winardi., dan Syarifuddin. 2012. Pengomposan Sludge Hasil Pengolahan Limbah Cair PT Indofood CBP dengan Penambahan Lumpur Aktif dan EM-4 dengan Variasi Sampah Domestik dan Bawang Goreng. Universitas Diponegoro: Semarang.

Indrawati, A. 2010. Evaluasi Desain Sistem Pengolahan Limbah Cair Industri Kelapa Sawit PT Tamako Graha Krida Kec. Witaponda Kabupaten Morowali. Universitas Hasanuddin: Makassar.

Indriantoro, F. W., Said, E. G., dan Guriatno, P. 2012. Rantai Nilai Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan. Jurnal Manajemen & Agribisnis Volume 9 Nomor 2.

Kementerian Perdagangan. 2015. Rantai Nilai Sawit.

www.inatrims.kemendag.go.id

Diakses pada tanggal 15 Juli 2016.

Lasryza, A., dan Sawitri, D. 2012. Pemanfaatan Fly Ash batubara sebagai Absorben Emisi Gas CO Kendaraan Bermotor. Jurnal Teknik Pomits Volume 1 Nomor 1.

Maceiras,R., Rodriguez, M., Cancela, A., Urrejola, S., Sanchez, A. 2011. “Macroalgae: Raw Material for Biodiesel Production”, Applied Energy, 88, hal. 3318–3323.

Mandasari, E. 2009. Pencetakan Kompos Berbagai Bentuk dengan Menggunakan Jenis Kompos yang Berbeda. Universitas Sumatera Utara: Medan.

Mizwar, A., dan Trihadiningrum, Y. 2014. Potensi Bioremediasi Tanah Terkontaminasi Polycyclic Aromatic Hydrocarbon dari Batubara dengan Composting. Prosiding Seminar Nasional Waste Management II, Institut Teknologi Sepuluh Nopember: Surabaya.

Muhammad, U. 2015. Lumpur Sawit.

Ujang51.blogspot.co.id

Diakses pada tanggal 18 Juli 2016.

Nur, T., Noor, A. R., dan Elma, M. 2016. Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga dengan Penambahan Bioaktivator EM-4 (Effective Microorganisms). Jurnal Konversi Volume 5 Nomor 2.

Oil World. 2014. Statistic for 17 Oil and Fats. Oil World Database Dec 2012. Oil World. Germany (DE): Oil World.

Orsolindo. 2010. Metode Pembuatan Kompos.

Orsolindo.blogspot.co.id

Diakses pada tanggal 29 September 2016.

Outerbridge, T. (ed). 1991. Limbah Padat di Indonesia: Masalah atau Sumber Daya. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta.

Priyambada, G., Yeni, E., Andesgur, I. 2015. Studi pemanfaatan Lumpur, Abu Boiler, dan Serat (Fiber) Kelapa Sawit sebagai Kompos Menggunakan Variasi Effective Microorganisme (EM-4). JOM FTEKNIK Volume 2 Nomor 2.

Putra, A., Yenie, E., dan Elystia, S. 2016. Pemanfaatan Limbah Pabrik Kelapa Sawit sebagai Kompos dengan Variasi Penambahan Dosis Abu Boiler serta Penggunaan Bioaktivator EM-4. Jom Fteknik Volume 3 Nomor 1.

Rahmi, K. 2010. Aplikasi Kompos Tithonia diversifolia dan Chromolaena odorata dengan Menggunakan Dekomposer Trichoderma harzianum terhadap Ketersediaan dan Serapan Hara P oleh Tanaman Jagung pada Andisol. Universitas Sumatera Utara: Medan.

Ravina, S. 2013. Kompos: Rasio C/N.

Salsabila-ravina.blogspot.co.id

Diakses pada tanggal 29 September 2016.

Redaksi Sawit Indonesia. 2014. Peluang Menjadi Raja Hilir Sawit.

www.sawitindonesia.com

Diakses pada tanggal 14 Juli 2016.

Risnandar, C. 2013. Jenis-jenis Pupuk Kompos.

alamtani.com

Diakses pada tanggal 18 Juli 2016.

Sahwan, F. L. 2010. Kualitas Produk Kompos dan Karakteristik Proses Pengomposan Ssampah Kota Tanpa Pemilahan Awal. Jurnal Teknik Lingkungan Volume 11 Nomor 1.

Sari, G. L., Mizwar, A., dan Trihadiningrum, Y. 2015. Potensi Co-composting untuk Bioremediasi Tanah Terkontaminasi Polycyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH). Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXII: Surabaya.

Sembiring, M. T., Sukardi, Suryani, A., dan Romli, M. 2015. Model Biaya Produksi Biodiesel Berbasis Minyak Sawit. Jurnal Litbang Industri Volume 5 Nomor 1.

Setyorini, D., Saraswati, R., dan Anwar, E. K. 2009. Kompos. Balai Penelitian Tanah: Bogor.

Sipayung, T. 2012. Ekonomi Agribisnis Minyak Sawit. IPB Press: Bogor.

Smart-tbk.com[1]. 2016. Our Product and Brands.

www.smart-tbk.com

Diakses pada tanggal 29 September 2016.

Smart-tbk.com[2]. 2016. Pemegang Saham PT SMART Tbk Sahkan Laporan Tahunan Direksi Tahun 2015.

www.smart-tbk.com

Diakses pada tanggal 19 Mei 2017.

Sugiono, A. 2006. Peluang Pemanfaatan Biodiesel dari Kelapa Sawit sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Minyak Solar di Indonesia. Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Konversi dan Konversi Energi, BPPT: Jakarta.

Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik. Kanisius: Yogyakarta.

Suwahyono, U. 2014. Cara Cepat Buat Kompos dari Limbah. Jakarta: Penebar Swadaya.

Syahwan, F. L. 2010. Potensi Limbah dan Karakteristik Proses Pengomposan Tandan Kosong Kelapa Sawit yang Ditambahkan Sludge Limbah Pabrik Minyak Kelapa Sawit. Jurnal Teknik Lingkungan Volume 11 Nomor 3.

Tim EHFS PT SMART Tbk. 2016. Laporan Triwulan Pengelolaan Limbah B3. PT SMART Tbk Tarjun: Kotabaru.

Tyasning, D. M., dan Masykuri, M. 2012. Pengaruh Penambahan Kitosan terhadap Biodegradasi Plastik Berbahan Polipropilen. Seminar Nasional FKIP Universitas Negeri Semarang: Semarang.

Yang, S. S. 1996. Preparation and Characterization of Compost. In Proceedings of International Training Workshop on Microbial Fertilizers and Composting. October 15-22, 1996. Taiwan Agricultural Research Institute Taichung, Taiwan, Republic of China. FFTC and TARI.

WWTP Officer. 2016. Standar Operation Procedure Wastewater Treatment Plant. PT SMART Tbk Tarjun: Kotabaru.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.