EVALUASI KESESUAIAN PEMANFAATAN LAHAN UNTUK TANAMAN JERUK DI KECAMATAN ALALAK DAN KECAMATAN MANDASTANA, KABUPATEN BARITO KUALA

Cindy Priscillia Lufti, Rony Riduan, Rd. Indah Nirtha Nilawati

Abstract


Evaluasi lahan merupakan suatu pendekatan atau cara untuk menilai potensi sumber daya lahan. Hasil evaluasi lahan akan memberikan informasi dan atau arahan penggunaan lahan yang diperlukan, dan akhirnya nilai harapan produksi yang kemungkinan akan diperoleh.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifkasi sifat atau kualitas lahan, evaluasi kesesuaian lahan dan menyusun rekomendasi pemanfaatan lahan untuk tanaman jeruk di Kecamatan Alalak dan Kecamatan Mandastana. Penelitian ini dilakukan pada skala lapangan dan skala laboratorium. Untuk skala lapangan dilakukan pengamatan terhadap kondisi lahan, menentukan titik pengambilan sampel, tekstur tanah dan mengukur kedalaman tanah. Untuk skala laboratprium dilakukan pengamatan terhadap pH tanah, P2O5 dan C-organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pada Kecamatan Alalak dan Kecamatan Mandastana, kondisi temperature, tekstur dan kedalaman tanahnya cukup baik sehingga masih dalam tingkat sesuai (S). Dari hasil evaluasi yang dilakukan, kondisi kesesuaian lahan menunjukkan lahan tersebut cocok untuk pemanfaatan jeruk walaupun pada Kecamatan Alalak dan Kecamatan Mandastana dapat terlihat ketersediaan air sebagai faktor pembatas.

Keywords


evaluasi kesesuaian lahan; jeruk; alalak; mandastana

Full Text:

PDF

References


Anonim. Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih. 1997. Usulan Pemutihan Varietas Jeruk Siam Banjar. Tanaman Pangan dan Hortikultura XI Kalimantan Selatan. Banjarbaru.

Anonim. Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika. 2014. Panduan Budidaya Tanaman Jeruk. BALITJESTRO. Malang.

Djaenudin, D., H. Marwan, H. Subagyo, A. Mulyani, dan N. Suharta. 2000. Kriteria Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Kristanto, A.H. 2011. Pengelolaan Tebu (Saccharum officinarum L.) di PG Cepiring, PT. Industri Gula Nusantara Kendal dengan Aspek Khusus Modifikasi Budidaya untuk Menurunkan Salinitas. Departemen Agronomi dan Hortikultura. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Riduan, R. dan Utomo, B., 2016. 5. Penyusunan Model Numerik Pergerakan Bahan Toksik Di Saluran Reklamasi Unit Terantang. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 2(1).

Subiksa, I.G.M., W. Hartatik, dan F. Agus. 2011. Pengelolaan Gambut Berkelanjutan. Balai Penelitian Tanah. Badan Litbang Pertanian. hlm. 73-88


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.