PENGARUH PEMBERIAN BAHAN ORGANIK CAMPURAN PADA SISTEM RESAPAN BIOPORI MODIFIKASI TERHADAP PERUBAHAN FISIK-KIMIA TANAH SEBAGAI TEKNIK KONSERVASI TANAH

Fitriani Fitriani

Abstract


Penggunaan lahan untuk perkebunan salah satunya perkebunan karet dapat menurunkan sifat fisik-kimia tanah. Sehingga perlu dilakukan konservasi tanah untuk meningkatkan kualitas tanah di bawah vegetasi karet. Salah satu upayanya yaitu dengan membuat lubang resapan biopori yang diisi bahan organik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian bahan organik campuran pada lubang resapan biopori modifikasi terhadap perubahan beberapa sifat fisik-kimia tanah sebagai teknik konservasi tanah di perkebunan karet. Bahan organik yang digunakan berupa pupuk kompos dan daun kering. Penelitian ini dilakukan di lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 pemberian bahan organik variasi komposisi campuran dari bahan organiknya dan masing-masing 4 kali ulangan B0(kontrol), B1(0:1), B2(1:0), B3(1:3), B4(1:1), dan B5(3:1), dan variasi lama inkubasi bahan organik terdiri atas 20 hari dan 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh tidak berbeda nyata dan pengaruh nyata namun tidak signifikan pada peningkatan atau penurunan variabel tanah meliputi distribusi partikel tanah, kadar air, kemantapan agregat tanah, C-organik dan KTK. Kemudian, tidak terdapat perbedaan nilai yang nyata antara lama inkubasi 20 hari dan 30 hari pada variabel distribusi partikel tanah, dan terdapat perbedaan nilai yang nyata antara lama inkubasi 20 hari dan 30 hari pada peningkatan atau penurunan variabel kadar air, kemantapan agregat tanah, C-organik dan KTK.


Full Text:

PDF

References


Adi, Prasetyo, dkk. 2014. Hubungan Sifat Fisik Tanah, Perakaran dan Hasil Ubi Kayu Tahun Kedua Pada Alfisol Jatikerto Akibat Pemberian Pupuk Organik dan Anorganik (NPK). Jurnal Tanah dan Sumberdaya Vol. 1 No.1.

Bappeda Jombang dan Fakultas Pertanian Universitas Darul’ulum. 2011. Kajian Teknis Pembuatan Lubang Barokah (Biopori) pada Lahan di Kawasan Kecamatan Wonosalam. Laporan Akhir.

BPS. 2014. Statistik Lahan Pertanian Tahun 2009-20013 (Statistik Lahan Pertanian 2014). Jakarta:

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.

Brata, R. Kamir. 2008. Lubang resapan biopori modifikasi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Dahlan, M., dkk. 2008. Studi Aplikasi Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Perubahan Beberapa Sifat Tanah Entisol. Agroteksos Vol. i8. No. 1-3.

Jaco, Santus Hendra,dkk. 2015. Makrofauna Tanah Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Lahan Gambut Dengan Pemberian Bahan Organik Pada Tinggi Muka Air Tanah Berbeda. JOM Faperta Vol. 2 No.2.

Junedi, Heri. 2010. Perubahan Sifat Fisika Ultisols Akibat Konversi Hujan Menjadi Lahan Pertanian. Jurnal Hidrolitan 1:2: 10-14

Maharany, Rina, dkk. 2011. Perubahan Sifat Fisika Ultisols Akibat Konversi Hujan Menjadi Lahan Pertanian. Jurnal Ilmu Pertanian KULTIVAR Vol. 5 No. 2.

Muchron, Aditya. 2010. Hubungan Eksistensi Lubang Resapan Bioporidengan Sifat Fisik Tanah di Sekitarnya ( Studi Kasus Kecamatan Pancoran Mas, Limo dan Cinere Kota Depok). Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Mustoyo, dkk. 2013. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Terhadap Stabilitas Agregat Tanah Pada Sistem Pertanian Organik. Jurnal AGRIG Vol. 25 No.1.

Prasetyo, B.H dan D.A Suriadikarta. 2006. Karakteristik, Potensi, dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian Vol. 25 No.2.

Putra, Muhammad, dkk. 2013. Makrofauna Tanah Pada Ultisols Di Bawah Tegakan Berbagai Umur Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.).

http://repository.unri.ac.id:80/handle/ 123456789/4429 diakses tanggal 14 September 2016 Rahardjo. 2000. Pengaruh Macam Sumber Bahan Organik dan Pupuk Urea Tablet Terhadap

Karakteristik Kimiawi Tanah. Jurnal Mapeta Vol. 2 No. 5.

Rahmi, Abdul dan Maya Preva Biantary. 2014. Karakteristik Sifat Kimia Tanah dan Status Kesuburan Tanah Lahan Pekarangan dan Lahan Usaha Tani Beberapa Kampung DiKabupeten Kutai Barat. Jiraa’ah Vol. 39 No.1.

Razie, Fakhrur, dkk. 2015 (A). Sistem Resapan Biopori Modifikasi (Agroekoteknologi di Lahan Kering Sub Optimal). Bahan Ajar, Fakultas Pertanian,Universitas Lambung Mangkurat.

________________. 2015 (B). Pola Penyediaan Air dan Hara pada Sistem Resapan Biopori Modifikasi di Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Proceeding Himpunan Ilmu Tanah Indonesia Universitas Brawijaya.

Toluhula, Nurain, dkk. 2014. Pengaruh Kadar Hara Fosfor dari Berbagai Jenis Bahan Organik Pada Lubang resapan biopori modifikasi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kakao (Thebroma Cacao L. ) Di Kabupaten Boalemo. Jurnal. Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UNG.

Victorianto, Edho. 2014. Pengaruh Lubang resapan biopori modifikasi Terhadap Limpasan Permukaan. E-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL Hal. 423-430.

Widyastuti, Sri. 2013. Perbandingan Jenis Sampah Terhadap Lama Waktu Pengomposan Dalam Lubang resapan biopori modifikasi. Jurnal Teknik WAKTU Vol. 11 No. 01.

Yeni, Yulia. 2014. Dinamika Beberapa Sifat Fisika dan Kimia Limbah Padat Sawit Pada Sistem Resapan Biopori Modifikasi di Lahan Perkebunan Kelapa Sawit. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat.

Zurhalena dan Yulfitra Farni. 2010. Distribusi Ukuran Pori dan Permeabilitas Ultisol pada Beberapa Umur Pertanaman. Jurnal Hidrolitan Vol. 1 No. 1.

Zulkarnain, Maulana, dkk. 2013. Pengaruh Kompos, Pupuk Kandang dan Costom-Bio Terhadap Sifat Tanah. Indonesian Green Technology Journal Vol. 2 No. 1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.