PENGARUH pH TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS WARNA PADA PROSES OZONISASI AIR GAMBUT

Siti Aisyah, Chairul Abdi, Riza Miftahul Khair

Abstract


Sumber air permukaan yang banyak ditemui di daerah berawa umumnya adalah air gambut. Sedangkan dalam pemanfaatan air gambut sebagai sumber air baku masih mengalami kendala dalam proses pengolahannya. Hal ini dikarenakan air gambut memiliki kondisi air yang berwarna merah kecoklatan, derajat keasaman tinggi dan kandungan zat organik tinggi. Oleh karena itu dipilih pengolahan khusus air gambut yang memiliki intensitas warna yang tinggi dilakukan dengan menerapkan pemanfaatan ozon sebagai oksidator dalam proses ozonisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH pada kinerja ozon terhadap penurunan intensitas warna pada air gambut. Ozonisasi dilakukan dengan variasi pH 4, 7 dan 9 kemudian dikontakkan selama 60 menit. Regulator pH yang digunakan untuk menaikkan pH air gambut yang asam yaitu dengan larutan NaOH. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ozonisasi pada sampel air gambut selama waktu kontak 60 menit mampu menyisihkan intensitas warna sebesar 78,38% pada kondisi pH basa yakni pH 9.


Full Text:

PDF

References


Bismo, S. dkk. 2008. Studi Awal Degradasi Fenol dengan Teknik Ozonisasi di dalam Reaktor Annular. Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Kimia dan Proses. ISSN : 1411 – 4216. Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Semarang.

Darmayanto. 2009. Penggunaan Serbuk Tulang Ayam sebagai PenurunIntensitas Warna Air Gambut. Sekolah Pascasarjana, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Eri, I. R. dan Hadi, W. 2010. Kajian Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Bersih dengan Kombinasi Proses Upflow Anaerobic Filter dan Slow Sand Filter. Jurusan Teknik Lingkungan FTSP-ITS. Surabaya.

Harefa, F. 2015. Karakteristik Penggunaan Air Gambut serta Keluhan Kesehatan di Desa Sifalaete Tabaloho Kecamatan Gunung Sitoli Kabupaten Nias. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Hartono, R. dkk. 2010. Pemutihan Pulp Enceng Gondok Menggunakan Proses Ozonisasi. Seminar Nasional Rekayasa Kimia dan Proses. ISSN : 1411 – 4216. Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Semarang.

Marpaung, T. A., 2015. Pengaruh Ferri Sulfat dan Zeolit dalam Proses Penurunan Kadar Besi dan Mangan di dalam Air

Gambut dengan Metode Elektrokoagulasi. Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Mulyanto, A. 2000. Pengaruh Ozonisasi Terhadap Dosis Koagulan pada Perusahaan Air Minum di Redland, Australia. Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 1, No. 2, Januari 2000:135-142. Direktorat Teknologi Lingkungan.

Pharmawati, K. dkk. 2010. Penyisihan Fe-Organik pada Air Tanah dengan Proses Ozonisasi. Prosiding Seminar Nasional Sains & Teknologi. Lembaga Penelitian, Universitas Lampung. Lampung. Putri, K. dkk. 2016. Pengaruh pH dan Waktu

Kontak Ozonisasi Terhadap Biodegradability Limbah Cair Tahu dan Kotoran Sapi. JOM FTEKNIK Volume 3, No. 1, Februari 2016. Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Riau. Pekanbaru.

Ratnawati, E. 2011. Pengolahan Limbah Penyamakan Kulit dengan Metode Ozonasi Katalitik. Majalah Forum Ilmiah UNIJA Vol. 15, No. 01, Januari 2011. ISSN : 1410-5586. Program Studi Teknik Kimia, Institut teknologi Indonesia. Tanggerang Selatan.

Rizqa, M. N. 2009. Penurunan Kadar COD, TSS dan Warna Limbah Cair Industri Tekstil Sasirangan dengan Metode Ozonisasi. STTL. Yogyakarta.

Syafarudin, A. dan Novia. 2013. Produksi Ozon dengan Bahan Baku Oksigen Menggunakan Alat Ozon Generator. Jurnal Teknik Kimia, No. 2, Vol. 19, April 2013. Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya. Palembang.

Yazid, M. dkk. 2007. Pengaruh Ozonisasi Terhadap DO, BOD dan Pertumbuhan Bakteri di dalam Limbah Cair Industri Penyamakan Kulit. GANENDRA, Vol. X, No. 1, Januari 2007. ISSN 1410-6957. Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan, Badan Tenaga Nuklir Nasional.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.