PEMANFAATAN LIMBAH BULU ITIK DAN SERAT PURUN TIKUS SEBAGAI BAHAN TEKNOLOGI HYBRID KOMPOSIT PADA PRODUK PANEL PINTU

Afwan Alkarimy, Chairul Abdi, Akhmad Syarief

Abstract


Kebutuhan kayu yang terus meningkat dan potensi hutan yang terus berkurang menuntut penggunaan kayu secara efisien dan bijaksana, maka salah satu upaya yang dapat dikembangkan adalah pembuatan papan material komposit. Komposit digunakan secara luas dibidang industri, otomotif, penerbangan, perkapalan dan arsitektur sebagai material yang ringan dan tahan korosi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pemanfaatan limbah bulu itik dan serat purun tikus, sehingga diharapkan dapat menjadi bahan baku alternatif sebagai penguat komposit, karena limbah bulu itik dan serat purun tikus sangat berpontensi di Indonesia khususnya di Alabio, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari variasi komposisi perbandingan antara bulu itik dan serat purun tikus dengan matrik polyester terhadap nilai kekuatan impact bulu itik guna mendapatkan kualitas hybrid komposit pada produk panel pintu yang lebih baik. Selain itu juga untuk mengetahui nilai terbaik kekuatan uji impact yang didapat pada material komposit hybrid campuran bulu itik dan purun tikus dengan matrik polyester. Percobaan yang dilakukan meliputi perlakuan NaOH 2% selama 15 menit pada bulu itik dan purun tikus. Kemudian meletakkan bulu itik dan purun tikus dengan matrik polyester kedalam cetakan secara berlapis-lapis. Setelah itu dilakukan pengujian mekanik untuk mengetahui kekuatan impact ASTM D 5942-96. Nilai terbaik uji impact pada material komposit hybrid serat bulu itik dan purun tikus terdapat di variasi E yaitu 50% (Bulu Itik) : 10% (Purun Tikus) : 40% (Polyester) memiliki nilai energi impact sebesar 0.581 Joule dan harga impact 0.00538 mm2.

Full Text:

PDF

References


ASTM. D 5942-96. Standard test methods for determining the izod pendulum impact resistance of plastics.

Badan Pusat Stastistik Kalsel. 2014. Populasi Ternak Itik di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Callister, Jr dan William D. 1991. Materials Science and Engineering An Introduction Seven Edition, John Wiley and Sons, Inc, United States of America.

Dinas Perindutrian Perdagangan dan Penanaman Modal. 2006. Statistik Tumbuhan. Disprindag dan PM Kalimantan Selatan.

Febrianto, F., Yoshioka, M., Nagai, Y., Mihara, M., dan Siraishi, N., 1999. Composite of Wood and trans -1, 4- Isoprene Rubber I : Mechanical, Physical, and Flow Behaviour, Journal Wood Science, 45: pp 38-45.

Fahmi, H dan Arifin N. 2014. Pengaruh Variasi Komposisi Resin Eposy/Serat Glass dan Serat Daun Nanas Terhadap Ketangguhan. Teknik Mesin. Fakultas Teknologi Industri-ITP, Vol. 4, No. 2.

Hakim, A. 2007. Teknologi Material Komposit. (http://www. forumsains.com/In dex.php?page=29, diakses tanggal 03 Februari 2016).

Imra dan Iswandi. 2009. Pengaruh Proses Vakum Dan Variasi Tekanannya Terhadap Sifat Tarik Komposit Serat Alam (Coir Fibre Reinforced Resin Composite). Tugas Akhir, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Andalas, Padang.

Iswanto,A. H. 2009. Pengaruh Perendaman Partikel Terhadap Sifat Fisis Dan Mekanis Papan Partikel Dari Ampas Tebu (Saccharum officinarum). Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara.

Jacobs J.A dan Kilduft T.K. 1994. Engineering Material Technology Structure, Processing, Propertyand Selection 2. Prentice Hall,Inc A Simon Schuster Company, USA.

Khalil A. 2004. Gentian Dan Komposit Lignoselulosik, Pusat Pengajian Teknologi Industri Univesiti Sains Malaysia.

Mokhtar Munirah, Abdul Razak Rahmat, dan Azman Hassan. (2007). Characterization and treatments of pineapple leaf fibre Thermoplastic composite for construction application. Jabatan Kejuruteraan Polimer, Fakulti Kejuruteraan, Kimia dan Kejuruteraan Sumber Asli, Universiti Teknologi Malaysia. Research Vot No: 75147.

Nasmi S.H, Sinarep, Taufan.A, Yudhyadi 2011Ketahan Bending Komposit Hybrid Serat Batang Kelapa/Serat Gelas Dengan Matrik Urea Formaldehyde, Jurnal Teknik Mesin, Universitas Mataram, Vol. 5, No. 1.

Nasmi S.H, 2010. Analisis kekuatan bending material komposit diperkuat serat pandan wangi dengan matrik polyester dan epoxy, Jurnal Teknik Mesin, ITS, Vol. 10, No. 3. Hal. 147-155.ISSN 1411-9471.

Nugroho, P.A, Mustaqim dan Rusnoto. 2011. Analisa Sifat Mekanik Komposit Serat Tebu Dengan matrik resin Epoxy Prayoga, jurnal, Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pancasakti, Tegal.

N-Shon, D. 1994. Journal of cellulose, vol.1, chapman & Hall,London.UK.

Purboputro. P.I. 2006. Pengaruh Panjang Serat Terhadap Kekuatan Komposit Enceng Gondok dengan Matriks Polyester. Jurnal. Jurusan Teknik Mesin. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Vol. 7. No. 2.

Purwokuncoro, A. E, Djiwo, S, dan Rahardjo,T. 2014. Pemanfaatan Komposit Hybrid Sebagai Produk Panel Pintu Rumah Serat Bulu Ayam (Chicken Feather) dan Serat Ijuk (Arenga Pinata) Terhadap Sifat Mekanik dan Sifat Thermal Komposit Hybrid Matrik Polyester, ISSN 1412-9612, Malang.

Rahardja dan Kastyanto. 1982. Pemanfaatan Limbah Cangkang Udang Sebagai Alternatif Campuran Bahan Pakan Itik Alabio, diakses tanggal 03 februari 2016.

Rasyaf, M. 1987. Konversi Pakan. Majalah Ayam dan Telur. No. 15: 82.

Rumah Potong Hewan. 2016. Jumlah limbah bulu itik. Banjarbaru.

Setyawati,D. 2003. Komposit Serbuk Kayu Plastik Daur Ulang : Teknologi Alternatif Pemanfaatan Limbah Kayu dan Plastik (http: //tumoutou .net/702 04212 / gustanpari.htm, diakses tanggal 03 februari 2016).

Silvia, Castiqliana, dan Hamimatuddahliana. 2015. Pengujian Kekuatan Tarik Dan Kekuatan Lentur Komposit Hibrid Plastik Bekas Kemasan Gelas Jenis Polipropilena/ Serbuk Kayu Kelapa Termodifikasi/Serbuk Serat Kaca Tipe E. Teknik Kimia. Universitas Sumatera Utara. Vol. 4, No. 3.

Smith, W.F. 1996. Priciples of Materials Science and Engineering,2nd ed, Mc Graw-Hil, Singapore.

Srigandono, B. 1986. Ilmu Unggas Air. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Surnadi dan T.I. Wiwin. 2012. Analisa Kandungan Kimia dan Sifat Serat Tanaman Purun Tikus (Eleocharis Dulcis) Asal Kalimantan Selatan. Jurnal Kimia UNLAM Vol. 9, No.2. Jurusan Fisika FMIPA. Universitas Lambung Mangkurat.

Suryana,R.R. Noor, P.S. Hardjosworo, dan L.H. Prasetyo. 2011. Karakteristik Fenotipe Itik Alabio (Anas platyrhynchos Borneo) di Kalimantan Selatan. Jurnal Buletin Plasma Nutfah Vol. 17, No.1. IPB. Bogor.

Syarief, A. 2011. Pengaruh Waktu Perlakuan Potassium Permanganate (KMnO4) Terhadap kekuatan Lentur Dan Impact Komposit Berpenguat Anyaman Serat Purun Tikus (Eleocharis Dulcis) Bermatrik Polyester, Penelitian, Universitas Brawijaya.

Wardiono. 2007. Detail Data Cassia Fistula. diakses pada 03 Februari 2016.

Yanny, A.L, Purnowidodo. A, Soenoko. R. 2013. Perubahan Sifat Mekanis Komposit Hybrid Polyester yang Diperkuat Serat Sabut Kelapa dan Serat Ampas Empulur Sagu. Jurusan Teknik Mesin. Universitas Brawijaya. Vol. 4, No.3. ISSN 0216-468X.

Yudo, H, Jatmiko, S. 2008. Analisa Teknis Kekuatan Mekanis Material Komposit Berpenguat Serat AmpasTebu (Bagasse) Ditinjau Dari Kekuatan Tarik Dan Impact, Teknik Perkapalan Fakultas Universitas Diponegoro.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.