PENGGUNAAN KOAGULAN ROLLFLOC UNTUK PENGOLAHAN AIR ASAM TAMBANG DI PT SEMESTA CENTRAMAS BALANGAN: PENGARUH pH DAN DOSIS KOAGULAN TERHADAP PENURUNAN KEKERUHAN

Selly Andiani, Rony Riduan, Riza Miftahul Khair

Abstract


Pertambangan batubara tersebar luas di Indonesia. Salah satu yang terbesar yaitu terdapat di Pulau Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan. Salah satu dampak negatif dari proses penambangan adalah timbulnya limbah cair yang berasal dari kegiatan pertambangan seperti air asam tambang (AAT). Timbulnya air asam tambang ini tentu tidak bisa diabaikan begitu saja karena dampaknya yang besar bagi kelestarian lingkungan serta bagi masyarakat sekitar baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu upaya yaitu dengan mengelola dan mengolah limbah tersebut pada settling pond. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik air limbah dan variasi dosis koagulan serta pengaruh pH terhadap persen penurunan kekeruhan dengan metode respon permukaan. Metode yang digunakan yaitu penelitian eksperimental nyata. Untuk menganalisa penurunan kekeruhan dilakukan dengan jar test yang sebelumnya telah didapat 26 pengujian dengan rancangan awal menggunakan Central Composite Design (CCD). Diketahui pada penelitian ini air tidak bersifat asam karena kadar sulfur dalam tanah yang bernilai kurang dari 0,6% dengan variabel pH tidak menunjukkan adanya hubungan linear maupun kuadratik dan didapatkan dosis optimum 8 ppm dengan pH 8 untuk mencapai reduksi kekeruhan optimum

Full Text:

PDF

References


Agustina, Fahrianti. 2013. Penyisihan Kekeruhan Air Melalui Flokulator Media Berbutir Menggunakan Koagulan Al2(SO4)3 Dan FeSO4. Tugas Akhir Program Studi Teknik Lingkungan. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.

Amri, Amun, Zulfansyah, M. Iwan Fermi, is Sulistyati, Ani Suryani, et al. 2009. Modeling, Variables Influence and Optimization Using Response Surface Method-Central Composite Design (RSM-CCD) On The Sodium Lignosulfonate Productiob From Palm Oil Stem Biomass. Journal Of Reaktor. Vol 12 No. 3. Juni 2009. Hal 183-188.

Bangun, Ayu R, Siti Aminah, Rudi Anas Hutahaean, M. Yusuf Ritonga. 2013. Pengaruh Kadar Air, Dosis dan Lama Pengendapan Koagulan Serbuk BijiKelor Sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu. Jurnal Teknik Kimia USU. Vol.2 No.1. 2013.

Bariguna, Dipo CB. 2008. Studi Tingkat Kekeruhan Air Menggunakan Citra Radar Airsar.

Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan. Fakultas Pertanian. IPB. Bogor.

Biorata, Agung Marssada. 2012. Optimasi Produksi Selulase Dari Bacillus sp. BPPT CC RK 2 Menggunakan Metode Respon Permukaan Dengan Variasi Rasio C/N dan Waktu Fermentasi. Skripsi Program Studi Teknologi Bioproses. Depok.

Coniwanti, Pamilia, Mertha, Indah D, dan Diana Eprianie. 2013. Pengaruh Beberapa Jenis Koagulan Terhadap Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu dalam Tinjauannya Terhadap kekeruhan, TSS dan COD. Jurnal Teknik Kimia. Universitas Sriwijaya. Vol. 19 No. 3 Agustus, 2013.

Dutka, Marcin, Mario Ditaranto and Terese Levas. 2015. Application of a Central Composite Design for the Study of NOx Emission Performance of a Low NOx Burner. Journal of Energies 2015. 8. 3606-3627

Ernawati. 2012. Identifikasi Pengaruh Variabel Proses dan Penentuan Kondisi Optimum Dekomposisi Katalitik Metana dengan Metode Respon Permukaan. Skripsi Program Studi Ekstensi Teknik Kimia. Depok.

Environmental Protection Agency (2002), “Water Treatment Manuals: Coagulation, Flocculation

& Clarification”, Wexford, Irlandia.

Fatimah,Herudiyanto. 2007. Kandungan Sulfur dalam Batubara Indonesia. Penelitian Energi Fosil.

Laboratorium Fisika Mineral. Pusat Sumber Daya Geologi.

Gebbie, Peter (2005), “A Dummy’s Guide to Coagulants”, 68th Annual Water Industry Engineers and Operators, Conference Schweppes Centre, Bendigo.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup, 2003. Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan Atau Kegiatan Pertambangan Batu Bara.

Kristijarti, A Prima.,dkk. 2013. Penentuan Jenis Koagulan Dan Dosis Optimum Untuk Meningkatkan Efisiensi Sedimentasi Dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah Pabrik Jamu X. Universitas Katolik Parahyangan.

Lubis, Andriani. 2011. Aplikasi Metode Respon Surface Untuk Optimasi Kuantitas Susut Bobot Buah Manggis. Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Magaretha, 2012. Pengaruh Kualitas Air Baku Terhadap Dosis Dan Biaya Koagulan Aluminium Sulfat Dan Poly Aluminium Chloride. Universitas Sriwijaya. Palembang.

Montgomery, Douglas C. 2001. Design And Analysis Of Experiments Eighth Edition. Arizona State University.

Nurisman, Enggal dkk. 2012. Studi terhadap Dosis Penggunaan Kapur tohor (CaO) Pada Proses Pengolahan Air Asam Tambang Pada Kolam Pengendap Lumpur Tambang Air Laya PT Bukit Asam (Persero). Tbk. Jurnal Teknik. Patra Akademika.

Nuryanti, Djati H Salimy. 2008. Metode Respon Permukaan dan Aplikasinya Pada Optimasi Eksperimen. Risalah Lokakarya Komputasi dalam Sains dan Teknologi Nuklir: 6 – 7 Agustus 2008.

Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan. 2008. Pengelolaan Batubara, Baku Mutu Limbah Cair.

Rakhmadina, Khalida. 2013. Pemanfaatan Abu Limbah Kelapa Sawit Sebagai Koagulan Cair Untuk Menurunkan Tingkat Kekeruhan Dan Warna Pada Air Sungai Martapura Kalimantan Selatan. Tugas Akhir Program Studi Teknik Lingkungan. Universitas Lambung Mangkurat.

Banjarbaru.

Riduan, R. (2016). Studi Pengaruh Penambahan Karbon Aktif Pada Optimasi Penurunan Warna Dan Kandungan Organik Pada Air Gambut Menggunakan Membran Ultrafiltasi. INFO-TEKNIK, 6(1), 54-60.

Risdianto, Dian. 2007. Optimisasi Proses Koagulasi Flokulasi untuk Pengolahan Air Limbah Industri Jamu (Studi Kasus PT. Sido Muncul). Program Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang.

Riwandi, Ali Munawar. 2007. Uji Laboratorium Sifat-Sifat Limbah Organik dan Mekanisme Remediasi Air Asam Tambang. Laporan Hasil Penelitian Fundamental. Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu.

Rolimex. 2015. Trial Report Jart Test Coagulant-Rollfloc 135 Pada Proses Kolam Pengolahan Air Balangan Coal. PT Rolimex Kimia Nusamas. Jakarta.

Samudro, Ganjar dan R. Abadi Rulian E. 2011. Studi Penurunan Kekeruhan dan Total Suspended Solid (TSS) dalam Bak Penampung Air Hujan (PAH) Menggunakan Reaktor Gravity Roughing Filter (GRF). Jurnal Presipitasi Fakultas Teknik UNDIP.Vol. 8 No. 1. Maret 2011. ISSN 1907-187x

Setiawan, Cahya Dwi Dan M. Rizky Setiawan. 2013. Penentuan Dosis Optimum Penambahan Kapur Dan Tawas Untuk Meningkatkan pH Dan Menurunkan Kekeruhan Di Settling Pond 13 Dan 10 P T Arutmin Indonesia Asam-Asam Mine. Laporan Kerja Praktik Program Studi Teknik Lingkungan. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.

Tontowi. 2002. Penentuan Kualitas Air Waduk Jatiluhur Sebagai Sumber Baku Air Minum dan Penurunan Kualitasnya Setelah Mengalir Melalui Saluran Tarum Barat.

Wulan, Praswasti PDK. 2014. Identifikasi Pengaruh Variabel Proses dan Penentuan Kondisi Optimum Dekomposisi Katalik Metana Dengan Metode Respon Permukaan. Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia. PMIPA FKIP UNS. Surakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.